Senin, 26 Oktober 2009

miMpi sang uTopis


Tak pernah aku bayangkan bisa berada berkompetisi tanpa dihadiri orang yang kusayangi. Ya, keluarga yang senantiasa mensuportku kini berbeda tempat. Aku di sini untuk kalian..
pengalaman hidup di tempat yang sebelumnya tak pernah kubayangkan, diselimuti getir kesedihan..semua hadir menemani, memaksa agar selalu tersenyum indah merekah meski hati tak sama kondisi..
Tak spirit awalnya memang..karena minder aku yang bodoh tak bisa apa-apa...
tetapi,
lazuardi selalu datang membawa tawa menerobos labirin yang sukar dilalui...
kicau burung itu bak cheerleader di tengah lapang...

dua peristiwa bersejarah aku di sini yang sempat memutuskan tekad untuk tetap di sini berubah. TApi Allah dan orang-orang yang terpaksa menyayangiku mungkin melarang..akhirnya, dengan harap agar ku bisa lebih bersinar, kutetap bertahan...
i love you aLL....

Kamis, 22 Oktober 2009

FB N BLoG....??? TERGAnTUNg....

kata FB & blog telah dan tengah membaur di kalangan pelajar. Berawal dari tugas scul, berakibat jadi candu buat semua orang. Awalnya internet banyak yang nyebutin sebagai sarana imajiner untuk berkhayal tingkat tinggi . tetapi sesungguhnya tidak..memang banyak orang menyalahgunakan fasilitas ini sebagai lahan kemaksiatan..
eeits...tapi tak semua dan tak selamanya. Saya dan ribuan pelajar yang punya ideologi yang sama menyebutkan bahwa fb dan blog amat berfaedah untuk ajang silaturahim, diskusi, sosialisasi, serta sarana mengiklankan diri ini saya yang punya cita-cita tinggi..
intinya justifikasi akan eksistensi fb dan blog dapat dilihat realnya. Hanya ideologi dan karakter manusia relatif yang membuat ramuan manfaat kehadiran fb dan blog berbeda. semua kembali ke pribadi masing-masing tentang verifikasi hadirnya fb dan blog...

Senin, 05 Oktober 2009

sEptEmbEr menAngis…


2009 September 24
by q.deal26

Goncangan di tengah kepulasan santri menahan lapar menunggu maghrib. Suara itu bergemuruh membangunkan mata yang tertutup sedari tadi. Laailaahaillallah...!!! Teriakan itu semakin maramaikan suasana. Bukan keceriaan, tapi kepanikan. Para bocah yang baru belajar jauh dari rumahnya, mainannya itu berlari-lari meninggalkan asrama. Gempa berkekuatan 7,1 SR itu membuat pesantren senyap meski seluruh santri berkumpul berdzikir sembari memutar video kamaksiatan yang kerap dilakukan.

Malam sebelumnya, santri yang kerap melanggar peraturan ditahkimi. Mereka tak melaksanakan kewajibannya sebagai muslim, berpuasa. Tetapi tak jera mereka melakukan pelanggaran. Setiap waktu ada saja ulah dan sanksi.

Baru saja semua tertawa dengan apa yang mereka raih, selang hanya beberapa detik semua orang menjauh dari bangunan. Mereka getir dan yang ada dalam harap hanya ‘kapan goncangan itu berhenti?’ Tangis pun bercucuran di setiap sudut. Wajah memerah menanti kapan bisa bertemu keluarga tercinta. Listrik padam…”Darkness”..memang pantas menjadi judul peristiwa itu. Seluruh kegiatan dipusatkan di halaman pesantren.Akhirnya, yang sebenarnya pilu dan gundah tertuntut bahagia dan mensedekahkan senyum tulus untuk menghibur bocah yang kerap menangis.

Malam yang semula indah dengan gemintang mengirim support lewat cahaya indahnya berubah kelabu. Rintik hujan pun membasahi sajadah yang semula basah oleh tetesan air mata. Tapi inilah maksud dari semua itu. Semua semakin berhati-hati dalam bertindak dan menyadari bahwa makhluk hanya bisa menerima takdir tuhannya.

Gempa

empa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.